Kali ini tak ada darah binatang yang digunakan layaknya konser metal pada umumnya.
Slayer memilih nama Reign In Blood sebagai merk untuk wine-nya. Seperti produsen wine lainnya, Slayer mengatakan bahwa wine buatannya menawarkan cita rasa yang "tangguh dan tak ada kompromi'.
Jika anda penggemar Slayer dan ingin mengoleksi wine buatan Slayer, siap-siaplah kecewa. Reign In Blood saat ini hanya dijual di Swedia.
Selain itu, wine tersebut belum tersedia di supermarket dan hanya bisa dipesan melalui Brandforfans.se.
Slayer sendiri bukan musisi pertama yang terjun ke bisnis wine. Tahun lalu grup rocker asal Australia, AC/DC, lebih dulu meluncurkan beragam varian wine.
Ada empat merk wine yang semuanya diambil dari judul lagu AC/DC, antara lain Highway To Hell yang berjenis Cabernet Sauvignon, Hells Bells yang berjenis Sauvignon Blanc, Back In Black yang berjenis Shiraz, dan You Shook All Night Long yang berjenis Moscato.
(NME)

